Titipan

Di atas papan semua orang punya waktu tiga jam untuk mengetahui arti hari itu.
Tapi mungkin tidak cukup waktu seribu tahun untuk mengetahui arti keberadaan.
Bagi kamu tangis itu adalah jawaban untuk segalanya dan alasan untuk melangkahkan kaki.
Bagi kami tangis itu adalah semangat pacu untuk memulai mencari arti.
Dibutuhkan kamu dan kami untuk duduk berhadapan.
Entah untuk menghasilkan sebuah gelombang baru ataukah untuk sekedar bercengkrama.
Sehabis ini izinkanlah kami bertemu lagi.
Dengan mengenakan sepatu di alam mimpi, dititipkan semua yang selama ini dicari.
Terima kasih telah mampir, dan percayalah titipan itu akan kami simpan.
Sampai suatu saat nanti, titipan itu akan kami serahkan lagi.
Kepada semua yang terus lahir, untuk mencari arti keberadaan.
Dan kali ini mungkin tidak perlu waktu seribu tahun.

Selamat hari Sabtu.

The Fall

In the game between feelings and reality, there is one who always wins anyway. Truth.
Do you hear the sound in your head that used to guide you to tears or laugh? Does it matter anymore in the sake of happiness?
Shoot for the moon, they say. But in order to do that, one needs to fly. Whether you landed amongst the stars or landed here on earth, it is the flight that matters. The jump and the fall, the excitement and the pain.
Everyone meant to be brokenhearted, yet everyone deserves happiness. So, take this fall, and after this, let’s hug the galaxy.

There’s plenty of fish in the sea, but there’s always plenty of stars to catch in the sky :)

Naik Kereta Keliling Jawa

Setelah tahun lalu tanpa sengaja mendapat link tentang perjalanan keliling Jawa dengan kereta, saya cukup terobsesi untuk mengadakan perjalanan yang sama. Sebenarnya niatan untuk melakukan perjalanan ini sudah ada beberapa waktu sebelumnya ketika membaca Traveler Indonesia dengan liputan utama yang sama. Akhirnya dengan sisa field break yang belum diambil dan long weekend pertama di tahun 2012, saya kesampaian juga naik kereta keliling Jawa.

Hal yang pertama direncanakan tentu saja rute perjalanan. Kereta apa yang digunakan dan jadwal yang tepat sehingga waktu 3 hari yang saya punya tidak terbuang percuma. Cara termudah mengefisienkan waktu adalah mencari kereta malam sehingga menghemat uang penginapan dan ‘tau-tau sampai’ :P. Saran saya sih untuk yang berminat lewat Jalur Utara, wajib hukumnya mencari jadwal kereta pagi/siang, too good to be missed. Awalnya saya sudah merencanakan untuk menaiki 6 kereta, dengan rute Jakarta – Bandung – Malang – Surabaya – Banyuwangi – Surabaya – Semarang – Jakarta. Tapi karena waktu yang tidak memungkinkan dan karena kehabisan tiket (padahal saya beli hampir sebulan sebelumnya), akhirnya cuma kesampaian naik 4 kereta saja. Sempat ganti rencana mendadak di loket karena kehabisan tiket Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir) untuk pulang, untungnya teringat Fajar Utama yang berhenti di Stasiun Pasar Senen. Rute yang dipilih akhirnya Bandung – Surabaya – Banyuwangi – Surabaya – Semarang – Jakarta. Dengan kereta yang dipilih Argo Wilis – Mutiara Timur – Mutiara Timur – Gumarang – Fajar Utama.

Read more